Membedakan Hobby Bermusik Dengan Candu Musik

Anda penikmat musik ? lalu apa yang anda nikmati dari musik yang anda dengarkan ? liriknya, musiknya, nada ataukah penyanyinya. Semuanya ada pada anda karena bagian mana yang anda sukai adalah bagian dari cara untuk menghibur diri untuk agar terasa lebih santai, rileks, tidak hampa dan tentu akan membuat hidup kita lebih bersemangat.

Tentu masing masing pribadi mempunyai genre musik favorit tersendiri. Saya penggemar musik dangdut yang slow, dan saya yakin juga ada yang berbeda dengan anda. Saya akan merasakan sebuah kekuatan dan bersemangat kembali untuk bekerja setelah pada saat istirahat hari minggu satu atau dua jam saya gunakan untuk menikmati musik dangdut favorit saya. Sehingga setelah diawal pekan terasa lebih fresh segar dalam menghadapi rutinitas pekerjaan yang membutuhkan energi dan pikiran yang dapat menurunkan semangat bekerja. 

Nah dari gambaran diatas sebenarnya musik punya kekuatan besar untuk membuat kehidupan ini berjalan lebih optimis tetapi banyak para penikmat musik masih mensalahartikan bahwa penikmat musik adalah penggila musik.

Bedakan dengan orang yang kesana kemari baik di tempat kerja, di kendaraan umum atau ditempat antrian selalu menempel headset ditelinga. Saya pikir hal ini bukan lagi menjadikan lagu atau musik sebagai penyemangat tetapi musik sudah menjadi bagian dari hidupnya. Tanpa mendengar musik maka akan terasa berbeda dari hari yang dijalaninya dengan dengan musik yang selalu hadir ditelinganya. Bahkan kadang orang yang seperti ini tidak memperdulikan orang yang berada disekelilingnya untuk selalu stay tune mendengarkan musik kesayangannya dimanapun ia berada. Orang yang seperti ini adalah sudah tergolong pecandu musik.

Baik penghobi maupun pecandu musik mempunyai tujuan yang sama yaitu menghibur diri untuk membuat hidup lebih bersemangat namun mungkin dari segi intensitas menikmatinya , pecandu musik lebih lama menghabiskan waktunya daripada penghobi musik. Tanpa harus menyepelekan pecandu musik, tetapi sebaiknya bagi orang yang menjadikan musik bukan sebagai ladang penghasilan sebaiknya cukuplah sekedar menyisihkan beberapa jam dalam seminggu atau diakhir pekan untuk bermusik seperti berkaraoke atau berkumpul dengan teman teman yang sehobbi membentuk satu group band dan memainkan lagu lagu favorit. Saya yakin hal seperti ini akan berdampak positif untuk meningkatkan produktivitas diri. 

Kesimpulannya bahwa semakin lama anda menikmati musik maka akan terindikasi anda adalah pecandu musik dan bisa jadi akan menurunkan produktivitas diri anda. Tetapi jika anda bisa memanage kapan saatnya anda menikmati musik dan kapan saatnya anda lagi fokus bekerja, berarti anda masih tergolong penghobbi musik.

0 Response to "Membedakan Hobby Bermusik Dengan Candu Musik"

Post a Comment

Jangan lupa sobat, kasih komentar ya !!! No spammer allowed