Russel & Rockwell, Brand Alat Musik Asal Bandung Sukses Go Internasional

Kalau kita bicara alat musik kita memang harus mengakui bahwa sebagian besar alat musik yang ada dikuasai oleh merk luar. Sebut saja beberapa nama merk luar seperti Gibson, Ibanes, Fender, Yamaha yang telah lama diminati oleh para musisi dan konsumen umum di Indonesia.
Namun meski demikian bukan berarti para pemain lokal tidak memiliki kesempatan untuk menembus pasar industri alat musik ini. Setidaknya ada pemain dan usaha lokal yang telah membuktikan bahwa kualitas alat musik dalam negeri masih bisa diterima pasar dengan baik. Dan brand alat musik yang mampu unjuk gigi ditengah gempuran merk-merk luar negeri tersebut adalah Russel dan Rockwell.
Lalu seperti apakah kisah brand alat musik lokal Russel dan Rockwell bisa eksis di tengah gempuran pemain asing dengan mencatatkan penjualannya hingga Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar per bulannya ini? Berikut ulasannya.

Merek Gitar dan Amplifier yang Hampir Mati

Merek atau brand Russel dan Rockwell memang dulunya bisa dikatakan hampir mati. Hal ini terjadi ketika produsen brand ini mengalami perlambatan usaha yang membuat perusahaan menjadi goyah. Resllie Kurniawan, Benny Sadeli, Haryanto Hidayat dan dua kerabat lainnya yang dulunya bekerja sebagai distributor Russel dan Rockwell di PT Citra Mandiri Perkasa (CMP) ditawari pembelian perusahaan oleh pemilik lama.
Dengan nominal tertentu, Resllie dkk kemudian membeli perusahaan CMP yang sedang mengalami keterpurukan. Dengan keyakinan dan percaya diri mereka berlima kemudian kembali menggerakkan brand Russel dan Rockwell lewat PT Sumber Suara Berkat Indonesia (SSBI).

Melakukan Perbaikan Pada PT Citra Mandiri Perkasa (CMP)

CMP yang sudah dalam posisi sekarat memang mau tak mau harus diselamatkan setelah dibeli oleh Resllie, dkk. Maka mereka pun bergerak dengan usaha pertamanya yaitu menekankan dan mengutamakan perbaikan aktivitas produksi dan juga pemasaran. Penataan CMP lainnya dilakukan dengan melakukan efisiensi ketat di pabrik CMP yang berlokasi di daerah Bandung tersebut.
Karyawan yang semula berjumlah 110 orang mau tak mau diperkecil menjadi sekitar 40 orang tanpa menurunkan angka produksi. Dalam hal efisiensi ini Resllie dkk, mempertahakan karyawan-karyawan yang berprestasi dan punya kontribusi besar yang diperpanjang ‘nafas’ nya di CMP. Selain itu Resllie juga melakukan perbaikan sistem dengan memperketat pengawasan dan pengamanan pabrik.

Brand Russel dan Rockwell yang Kembali Bersinar

Dari langkah-langkah perbaikan CMP, mereka berlima akhirnya mampu membuat merek Russel dan Rockwell yang hampir hancur itu kembali bersinar. Saat ini sendiri sudah lebih dari 400 gitar dan 800 amplifier bisa diproduksi oleh CMP setiap bulannya.
Selain memproduksi brand produk Russel dan Rockwell, CMP yang baru juga membuka kemungkinan untuk perusahaan lain yang ingin membuat gitar maupun amplifier-nya di pabrik mereka. Tentunya hal ini bisa dilakukan dengan syarat bahwa kebutuhan atas produksi merk telah terpenuhi.

Strategi Branding Russel dan Rockwell

Dalam memperbaiki brand Russel dan Rockwell tersebut Resllie, dkk tak hanya bertumpu pada aspek operasional saja. Sebab aktivitas-aktivitas pemasaran dan pemilihan opsi bisnis yang tepat merupakan salah satu faktor bisa bersinarnya kembali merek musik lokal tersebut. Contoh penerapan pemilihan opsi bisnis itu adalah memilah-milah produk Russel dan Rockwell yang patut dikembangkan dan dikesampingkan.

Dari jumlah lebih dari 60 jenis brand Russel dan Rockwell dulu hanya beberapa produk yang digemari pasar saja yang kemudian dikembangkan. Namun sebelum  menggunakan teknik pemilihan opsi bisnis ini, Reslie dkk sebelumnya selalu melakukan analisis pasar dan survei untuk memutuskan komposisi produksinya.
Untuk perbedaan brand yang terjadi dari kepemilikan lama ke pemilik baru ini hanya terjadi pada Rockwell. Perbedaannya adalah jika dulu Rockwell bergaya ‘look alike’ atau mirip dengan merek gitar luar negeri, maka saat ini di bawah manajemen baru brand Rockwell memiliki ciri khas khusus yaitu pada bagian kepala gitar atau headstock. Identitas ini menurut Resllie sangat penting untuk menjamin eksistensi dan menunjukan karakter.

0 Response to "Russel & Rockwell, Brand Alat Musik Asal Bandung Sukses Go Internasional"

Post a Comment

Jangan lupa sobat, kasih komentar ya !!! No spammer allowed